Cara Mudah Instal WordPress Di Komputer Dengan XAMPP atau WampServer

Kali ini kita akan belajar cara instal WordPress secara offline menggunakan XAMPP dan Wampserver. Kita akan bahas keduanya.

Jika Anda berniat untuk belajar blogging menggunakan WordPress ataupun mempersiapkan instalan WordPress sebelum resmi live di server hosting atau cloud server, maka Anda bisa instal WordPress di komputer atau laptop Anda.

Caranya menggunakan software XAMPP atau Wampserver yaitu sebuah aplikasi server yang ditanam di komputer.

Apa itu XAMPP dan Wampserver?

XAMPP dan Wampserver keduanya merupakan aplikasi cross platform: Apache, MariaDB, MySQL, PHP dan Perl.

Kedua aplikasi ini juga memberikan solusi sederhana dan cukup ringan dijalankan, memungkinkan Anda membuat web server lokal untuk melakukan uji coba website sebelum live.

Secara fungsi, keduanya sangat mirip sekali dan tidak ada perbedaan signifikan. Hanya saja untuk XAMPP bisa digunakan di OS Windows, Linux dan OSX. Sementara Wampserver saat ini hanya bisa digunakan pada OS Windows saja.

Yang terpenting, keduanya gratis. Tidak perlu bayar sepeserpun untuk menggunakannya.

Pada tutorial kali ini kita akan menggunakan OS Windows yang lebih familiar dan banyak penggunanya. πŸ™‚

Namun sebelumnya, ada beberapa keuntungan dengan instal WordPress secara offline dulu menggunakan XAMPP atau Wampserver di komputer Anda, yaitu:

Keuntungan Instal WordPress Offline

  • Anda tidak perlu memiliki nama domain terlebih dulu
  • Anda tidak perlu membeli server hosting terlebih dulu
  • Anda tidak membutuhkan koneksi internet untuk menjalankannya
  • Anda bisa leluasa melakukan berbagai eksperimen terhadap WordPress yang Anda instal tanpa takut error atau trouble
  • Anda bisa menyiapkan pengaturan website WordPress Anda sesuai keinginan sebelum diupload ke server hosting

Itu beberapa keuntungan jika Anda menginstal WordPress di komputer menggunakan XAMPP atau Wampserver ini.

Selanjutnya...

Apa Yang Dibutuhkan?

  • XAMPP : Download di sini ( Windows 32 bit)
  • Wampserver: Download di sini (Windows 32 bit atau 64 bit)
  • Komputer atau laptop dengan sistem operasi Windows
  • Koneksi internet
  • Script WordPress self-hosted: Download di sini
  • Secangkir kopi dan camilan. πŸ™‚

Jika yang dibutuhkan sudah siap semuanya, selanjutnya mari kita ekskusi...

Cara Instal WordPress Dengan XAMPP

Langkah 1: Instal XAMPP

Lakukan instalasi setelah Anda selesai mengunduh. Selama proses instalasi mungkin Anda akan melihat pesan yang menanyakan apakah Anda yakin akan menginstalnya.

1. Silakan tekan Yes untuk melanjutkan instalasi kemudian klik tombol Next pada setup wizard.

Instal XAMPP

2. Pada tampilan selanjutnya akan muncul pilihan mengenai komponen mana dari XAMPP yang ingin dan tidak ingin Anda instal. Beberapa pilihan seperti Apache dan PHP adalah bagian penting untuk menjalankan website dan akan otomatis diinstal. Silakan centang MySQL dan phpMyAdmin, untuk pilihan lainnya biarkan saja.

Instal XAMPP 1

3. Berikutnya silakan pilih folder tujuan dimana XAMPP ingin Anda instal, pada tutorial ini pada direktori C:\xampp.

Instal XAMPP 2

4. Pada halaman selanjutnya, akan ada pilihan apakah Anda ingin menginstal Bitnami untuk XAMPP, dimana nantinya dapat Anda gunakan untuk install WordPress, Drupal, dan Joomla seccara otomatis.

Instal XAMPP 3

5. Pada langkah ini proses instalasi XAMPP akan dimulai. Silakan klik tombol Next.

Instal XAMPP 4

6. Setelah berhasil diinstal, akan muncul notifikasi untuk langsung menjalankan control panel. Silakan klik Finish.

Instal XAMPP 5

Langkah 2: Jalankan XAMPP

Silakan buka aplikasi XAMPP kemudian klik tombol Start pada Apache dan MySQL. Jika berhasil dijalankan, Apache dan MySQL akan berwarna hijau seperti gambar di bawah ini.

Instal XAMPP 6

Untuk melakukan pengecekan, silakan akses link berikut melalui browser Anda http://localhost.

Nah, sekarang XAMPP sudah terinstal dan berjalan di komputer Anda. 

Langkah 3: Buat Database

  1. Sebelum melakukan instalasi WordPress, Anda perlu membuat database MySQL terlebih dahulu. Untuk memulainya silakan akses link berikut http://localhost/phpmyadmin.
  2. Silakan klik pada tab Databases, kemudian masukan nama database pada bagian kolom Create database. Pada tutorial ini saya membuat database dengan nama WP. Setelah itu silakan tekan tombol Create.
Membuat database XAMPP

Langkah 4: Manajemen Database WordPress

  • Silakan salin file instalasi script WordPress ke dalam folder htdocs, C:\xampp\htdocs.
  • Supaya WordPress dapat dijalankan pada XAMPP, silakan lakukan ekstraksi.
Extract database WordPress
  • Kemudian rename folder WordPress sesuai keinginan. Pada tutorial ini saya mengubahnya menjadi WP.
  • Silakan buka folder WP, kemudian pilih file wp-config-sample.php dan ganti namanya menjadi wp-config.php.
Rename folder
  • Buka file tersebut, kemudian scroll sampai menemukan kode database seperti di bawah ini.
Kode database WordPress
  • Silakan ubah beberapa baris kode tersebut sesuai dengan detail database yang sebelumnya dibuat.
Ubah database WordPress
  • Ganti β€œdatabase_name_here” dengan nama dari database Anda, pada contoh ini adalah WP
  • Ganti β€œusername_here” dengan β€œroot” dan untuk β€œpassword_here” silakan untuk dikosongkan.
  • Silakan save file tersebut.

Langkah 5: Instalasi WordPress

1. Pada langkah ini Anda sudah dapat melakukan instalasi WordPress. Silakan buka browser Anda kemudian ketikkan URL berikut http://localhost/wp/.

2. Akan terlihat tampilan seperti gambar di bawah ini. Silakan pilih bahasa yang Anda inginkan. Setelah selesai memilih bahasa, tekan tombol Continue.

Pilih bahasa WordPress

3. Pada langkah selanjutnya, silakan masukkan detail berikut ini.

Data database WordPress
  • Database Name: diisi dengan nama database, pada tutorial ini diisi dengan WP.
  • Username: diisi dengan root.
  • Password: dikosongkan.
  • Kemudian klik tombol Submit.

4. Silakan klik tombol Run the install, seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.

Instal WordPress

5. Silakan masukkan detail mengenai web WordPress Anda, kemudian klik tombol Submit.

Isi database WordPress
  • Site Title: Judul utama dari website Anda
  • Username: username yang akan digunakan untuk login ke dashboard WordPress
  • Password: password yang akan digunakan untuk login ke dashboard WordPress
  • Email: alamat email aktif Anda.

6. Jika proses instalasi sudah berhasil, Anda akan melihat tampilan seperti gambar di bawah ini. Anda dapat login ke dashboard WordPress dengan cara klik tombol Login dan masukkan username dan password yang dibuat sebelumnya.

Login WordPress

Cara Instal WordPress Dengan Wampserver

Langkah 1: Instalasi Wampserver

Seperti pada XAMPP, Anda harus menginstal Wampserver di komputer Anda terlebih dahulu. Tinggal ikuti petunjuknya.

Kemudian pastikan Anda memperhatikan semua informasi yang ada.

Silakan mulai cara install WordPress offline pada direktori C:\wamp64\.

Wampserver juga akan menanyakan browser yang mana yang akan Anda gunakan. Jika Anda tidak ingin menginstalnya pada browser default (Internet Explorer), Anda dapat memilih browser yang Anda inginkan seperti Google Chrome.

Instalasi Wampserver cukup mudah. Setelah proses instalasi selesai, silakan buka Wampserver.

PENTING : Jika Anda menggunakan Skype, pastikan Anda menutupnya terlebih dahulu. Aplikasi ini tidak kompatibel dengan Wampserver.

Langkah 2: Buat Database WordPress

Sebelum memulai instalasi, Anda perlu membuat database website WordPress terlebih dahulu. Untuk melakukannya, silakan buka Wampserver dari taskbar dan pilih phpMyAdmin.

Icon Wampserver

Browser akan terbuka dan menampilkan halaman untuk URL /localhost/phpmyadmin/. 

Di sini Anda akan melihat layar login dari phpMyAdmin. Jika terdapat pesan kesalahan, pastikan Anda menonaktifkan Skype dan restart browser terlebih dahulu.

Wampserver menggunakan username root serta password kosong secara default. Masukkan detail seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini untuk login ke phpMyAdmin.

Login PHPMyAdmin

Selanjutnya, pilih Databases dan masukkan nama database baru ke dalam kolom di bawah Create database dan klik Create.

Pada contoh ini kami menggunakan wordpress_123 sebagai nama database.

Atur database Wampserver

Database baru akan dibuat dan Anda dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

Langkah 3: Instal WordPress di Windows

Setelah diunduh, silakan pindahkan script instalasi WordPress yang telah diekstrak ke document root dari Wampserver.

Secara default, ada di direktori www di dalam direktori wamp64. Direktori tersebut beralamatkan di C:/wamp64/www/. Ekstrak file tersebut ke dalam direktori www.

Ekstrak WordPress Wampserver

Setelah file diekstrak, seharusnya website sudah dapat diakses.

Silakan buka browser yang sudah Anda tentukan sebelumnya dan akses link localhost/wordpress/. Anda akan melihat layar instalasi WordPress di sini.

Pilih bahasa yang ingin Anda gunakan dan lanjutkan ke langkah selanjutnya: formulir untuk mengisi detail database.

Atur database WordPress Wampserver
  • Database name: Masukkan nama database yang sebelumnya sudah Anda buat. Pada contoh ini adalah wordpress_123.
  • Username: Gunakan username MySQL default dari Wampserver yaitu root.
  • Password: Silakan kosongkan, secara default Wampserver tidak memiliki password.
  • Database host: Isi dengan localhost.
  • Table prefix: Anda tidak perlu mengubahnya atau dapat Anda tentukan sesuai yang diinginkan. Disarankan menggunakan wp_.

Setelah semua detail diisi, silakan klik Submit untuk menuju ke langkah selanjutnya.

Akan tampil halaman untuk memasukkan beberapa informasi mengenai situs WordPress.

Anda juga dapat mengubahnya di lain waktu, jadi Anda boleh memasukkan informasi secara singkat terlebih dahulu.

Data website WordPress
  • Site Title: Judul website WordPress Anda.
  • Username: Username untuk admin area website WordPress Anda.
  • Password: Password untuk user admin dari website WordPress Anda.
  • Your Email: Alamat email aktif pengguna dari administrator website WordPress.

Setelah semuanya Anda isi, silakan klik tombol Install WordPress dan proses instalasi akan dimulai.

Jika sudah selesai, silakan login ke dashboard admin WordPress dengan mengakses /localhost/wordpress/wp-admin/ kemudian masukkan username serta password administrator yang sebelumnya telah Anda buat.

Jika dashboard admin WordPress dapat diakses dengan baik, berarti instalasi WordPress Anda berhasil.

Kesimpulan

Setelah mengikuti kedua tutorial di atas mengenai cara instal WordPress secara offline di komputer menggunakan XAMPP atau Wampserver, Anda dapat mulai melanjutkan ke tahap pengaturan theme, plugin dan website WordPress Anda secara keseluruhan melalui admin dashboard.

Setelah selesai melakukan pengaturan dan penyesuaian WordPress secara lokal, maka tinggal dilanjutkan untuk mengupload WordPress ke hosting agar bisa diakses secara online.

Semoga membantu πŸ™‚

Tinggalkan komentar